persahabatan abadi

persahabatan abadi

Selasa, 09 Juni 2009

PAGERIJO LAGI


Melalui Mas Suhadi Muhas, saya mendapat kabar bahwa tanggal Sabtu tanggal 13 Juni 2009 akan dideklarasikan paguyuban arek arek Jombang di Jakarta dan sekitarnya. Tempatnya di Wisma Elang Laut, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, jam 10.00 wib. Semua warga Jombang di Jabobetabek diharapkan menghadiri acara ini, yang didukung sepenuhnya oleh Mas Muchlas Sidik (alumni SMA Jombang angkatan 1968) yang saat ini menjabat Wa KSAL. Menurut info, bapak Bupati Jombang diharapkan rawuh, bertemu dengan warga alumni Jombang di ibukota.
Pertemuan pertemuan pendahuluan kegiatan ini sudah dimulai Februari-Maret 2009 yang lalu (baca posting-an lama). Teman teman yang cukup aktif antara lain Mas Udaya , Mas Nono Subiyanto, Mas Prijo Judiono SH, Mas Bambang Heru, Mbak Endang Widowati, Mbak Wiwiek Hardi, dll, dll.
Kita semua mengharapkan bahwa pertemuan deklarasi tanggl 13 Juni nanti tidak akan berhenti sampai disitu, tapi terus berkelanjutan.
Sesungguhnya pada tahun 1980an wong Jombang nduk Jakarta sudah pernah klumpuk klumpukan melalui wadah yang diberi nama Ringin Contong. Pertemuan demi pertemuan beberapa kali dilakukan, bahkan sempat menerbitkan buletin sederhana bernama Woro-Woro. Salah satu kegiatan yang pernah dilakukan antara lain Halal Bihalal di gedung pertemuan di Halim Perdanakusuma yang diramaikan teman teman pelawak Srimulat. Kelompok ini juga pernah melakukan kegiatan sosial, antara lain membezoek Cak Asmuni (alm) yang waktu itu dirawat di RS Pelni. Beberapa pengurus kelompok ini a.l. adalah Dr.Soetikno, Mas Udaya, Mas Didi Madyolelono (alm), Mas Muslich Ramelan, Mas Nono Subijanto, Mas Sentot Suratmaji, Mas Tatit Samiaji, dll. Sayangnya kemudian kegiatan kegiatannya mulai surut, a.l. karena berbagai kendala teknis.
Di samping itu masih ada beberapa kelompok lain, misalnya Arembang. Pada umumnya kelompok kelompok itu tumbuh dan berkembang di antara beberapa teman seangkatan, teman sealumni. Untuk merangkul semua kelompok dari berbagai strata (umur, angkatan) memang agak sulit, antara lain karena perbedaan usia yang cukup jauh bedanya.
Harapan bahwa mewadahi wong wong Jombang nduk ibukota dalam satu wadah besar (sementara kelompok kelompok yang sudah ada tetap eksis), kiranya patut didukung semua pihak. Forum silaturahim semacam ini tentu banyak faedahnya, disamping saling mengakrabkan diri, saling bertukar informasi dan pengalaman, saling membantu dst nya, tentunya dengan menggunakan kesamaan "Jombang" semuanya dapat direkatkan untuk tujuan tujuan mulia.
Monggo mas mas, mbakyu mbakyu, adik adik, anak anak, dipersilahkan nglumpuk....

Senin, 08 Juni 2009

RENCANA REUNI 2009

Hari Sabtu tanggal 6 Juni 2009 pertemuan persiapan rencana reuni diselenggarakan di Karangkates, dihadiri oleh Cak Muhaimin, Cak Wagimin, Cak Puguh, Cak Narno Tomo dan Cak Pendel Rispurwadi. Hasilnya antara lain bahwa rencana reuni alumni SMA Negeri Jombang angkatan 1966 akan diselenggarakan di Batu-Malang, tanggal 15 Agustus 2009. Ini masih rencana awal, karena pembicaraan persiapan berikutnya akan diadakan di Pasuruan pada akhir Juni 2009. Bagi konco konco sing nduwe usul dan saran agar menghubungi Cak Muhaimin atau ke empat teman di atas.

Selasa, 12 Mei 2009

PAGERIJO


Hari Sabtu, 16 Mei 2009 bertempat di kediaman Bapak Mayjen (Purn) Suhadi Muhas diselenggarakan pertemuan lanjutan dalam rangka rencana Payuruban Arek Arek Jombang di Jabodetabek (disingkat PAGERIJO). Sebagaimana diketahui, sebelumnya sudah ada pertemuan pendahuluan untuk membentuk paguyuban tersebut dan Bapak Mayjen (Purn) Suhadi Muhas didapuk menjadi koordinatornya.
Di Jakarta memang sudah ada beberapa komunitas warga Jombang yang mungkin selama ini belum saling berkoordinasi satu sama lain. Rencana membentuk paguyuban ini tentunya tetap akan mempertahankan komunitas komunitas yang sudah ada, hanya dalam wadah besarnya diharapkan dapat diguyubkan dalam sebuah kelompok Jombangan. Biyen wis tau onok, yakni kelompok Ringin Contong, tapi seiring berjalannya waktu kok terus mlempem. Mudah mudahan kali ini bisa berjalan lebih baik dan lebih guyub.

Mbak Kapti juara tennis Perwosi

Berita gembira, koncone dewe mbak Sri Sukaptiningtyas pada hari minggu tanggal 10 Mei 2009 berhasil menjuarai turnamen tennis yang diadakan oleh Perwosi di Halim Perdanakusuma - Jakarta untuk kategori ganda kelompok usia 50 tahun. Berpasangan dengan seorang temannya dari Surabaya, Mbak Kapti yang memang kita kenal sebagai seorang atlit sejak jaman nom noman biyen, mengalahkan pasangan pasangan ganda dari beberapa daerah dan keluar sebagai juara 1 setelah memeras tenaga sampek dengkule katene coplok he he....
Menurut Mbak Kapti, bulan Juni mendatang akan ada turnamen lagi (PON Mini) yang akan diikutinya di Jakarta dan mudah mudahan Mbakyu kita yang sinam itu nanti bisa tampil mewakili Jatim. Ayo mbak, maju terus ojo isin isini Mbongsorejo.....

Sabtu, 28 Maret 2009

Musibah Situ Gintung

Sebuah musibah kembali terjadi menimpa masyarakat di daerah Situ Gintung, Ciputat. Situ (semacam danau) yang menampung 2 juta m3 air, tiba tiba tanggulnya jebol dan airnya melanda pemukiman di sekitarnya, merobohkan dan menghanyutkan apa saja, menimbulkan korban jiwa dan harta benda. Pada Jum'at tanggal 27 Maret 2009 mula mula tercatat sekitar 50 orang yang ditemukan meninggal. Jumlah itu terus bertambah dan hari minggu dilaporkan telah ditemukan 90 orang lebih yang meninggal, sementara seratus orang lebih dilaporkan hilang belum ditemukan. Musibah yang menimbulkan kedukaan itu sangat memprihatinkan dan kita menundukkan kepala, mendoakan agar para korban yang meninggal diterima arwahnya di sisiNya, sementara keluarga yang dirundung duka memperoleh kekuatan dan penghiburan.
Mudah mudahan tragedi semacam ini tidak terjadi lagi.

Jumat, 27 Maret 2009

KABAR DUKA

Innalillahi wa'innaillaihi roji'un,
Bapak guru kita, Pak Mas'ud Sukamid, telah dipanggil menghadap Illahi pada hari Kamis, 26 Maret 2009 pukul 05.00 pagi, dan telah dimakamkan di Jombang hari Kamis pagi jam 09.00. Berita duka melalui sms dikirim konco konco Jombang (Drs Judhiono, Drs Djoko Mulyono, Sukartinah) dan beredar ke teman teman di Surabaya, Jakarta, Semarang dll. Pak Mas'ud memang sudah agak lama mengidap sakit, bahkan pada waktu reuni yang lalu beliau tidak bisa hadir. Beberapa teman yang sowan ke rumahnya di Tawangsari, disambut beliau dengan gembira dan haru. "Aku nek ketemu arek arek ngene rasane gak perlu nganggo oksigen..." (kata beliau sambil melepas slang oksigen yang harus selalu dipakainya untuk membantu pernafasan. Waktu itu beliau tampak segar dan kata Bu Mas'ud kalau pagi suka tindak tindak di sekitar rumah.
Pak Mas'ud merupakan guru Ilmu Pesawat (Mekanika) dan Fisika yang handal dan berpengalaman sewaktu kita masih SMA. Salah satu kebiasaan beliau adalah menyebut kita dengan nama kakak-kakak kita yang pernah menjadi muridnya (misalnya Gwat dipanggil Piet, dsb). Mudah mudahan arwahnya diterima disisiNya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan penghiburan. Amien.

Selasa, 24 Maret 2009

KONCO SD


Berikut adalah foto dari seorang teman SD (biyen SR) Bhinneka, Jombang, mlebu tahun 1957, terus pindah nyang Suroboyo. Namanya Sri Damayanti, celukane Sisi, omahe PG Jombang baru, karena dulu ayahnya adalah petinggi di pabrik gulo. Sekarang mbak Sisi berdomisili di Jakarta, pensiunan dan hidup bahagia dengan putra putri plus cucu.