persahabatan abadi

persahabatan abadi

Rabu, 19 April 2017

LELAYU



Pada pukul 05.00 pagi tanggal 27 April 2016, ketika alumni SMAN Jombang angkatan 1966-1969 sedang reuni di Trawas, seorang sahabat kita Hantoro (Tan Yoe Han), dipanggil menghadap Illahi di Jombang dalam usia 69 tahun. Informasi duka diterima dari keluarga Hariyanto (Tan Yoe Jien), yang merupakan adik kandung almarhum. Menurut mas Jien, kakaknya itu sudah agak lama mengidap penyakit lever namun tidak terlalu dirasakan. Hampir setiap hari, almarhum dengan setia mengantar jemput cucunya sekolah. Kepergiannya tentu mengejutkan kita semua, meskipun almarhum baru sekali hadir reuni pada tahun 2008 di Jombang. Memang, karena kesibukannya, almarhum jarang ikut hadir dalam pertemuan pertemuan alumni. Tidak heran sewaktu ketemuan pada reuni dulu, ia selalu menyatakan lupa kalau disapa teman teman. “Aku wis akeh sing lali, rek….” Begitu komentarnya sambil senyam senyum dan berusaha membaca tanda pengenal teman teman yang menyapa. Namun demikian, menurut teman teman yang tinggal di Jombang, setiap bertemu almarhum selalu bertegur sapa. Seperti adiknya, almarhum dahulu pernah bekerja di BRI Jombang, namun sesudah menikah ia memilih karier sebagai WirasWasta, membuka toko spareparts dan bengkel sepeda motor di daerah Ploso.  Dari pernikahannya dengan mbak Suci yang asli Ploso dan alumni SMP Wijana, keluarga Hantoro dikaruniai 1 putra dan 3 putri, yang semuanya sudah mentas dan memiliki 10 cucu.  Berdasarkan informasi, almarhum Han dilahirkan nomer 2 dari 7 bersaudara. Ia memiliki seorang kakak laki laki dan  5 adik. Dengan meninggalnya Han, saat ini Yoe Jien tinggal memiliki 2 saudara yang masih hidup (kakak nomor satu yang tinggal di Pare dan adik nomer 5).  Pada hari Jum’at tanggal 29 April 2016, jenazah almarhum Hantoro yang sebelumnya disemayamkan di Rumah Duka di Tunggorono dimakamkan, dihadiri beberapa teman teman alumni SMAN Jombang seangkatan.
Dari kenangan beberapa teman, salah satu yang paling diingat mengenai almarhum adalah kepandaiannya bermain badminton bersama adiknya, Yoe Jien. Di SMAN Jombang, Han di kelas 1 E dan kemudian ke jurusan Sosial. Dalam pergaulan sehari hari, menurut pengakuan teman teman, Han termasuk ramah meskipun agak pendiam. Seorang sahabat kembali berangkat mendahului kita menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Selamat jalan ……………(yt/rob)

 

TRAWAS, 2016

Kesejukan Trawas menyambut kedatangan alumni SMAN Jombang angkatan 1966-1969. Rimbun pepohonan, kabut tipis dan jalanan yang masih basah mempertemukan kembali wajah wajah yang penuh kerinduan setelah reuni di Tretes tahun lalu.


Tanggal 26 – 27 April 2016 yang lalu, di Trawas, sebuah kota kecamatan di lereng gunung Penanggungan, teman teman alumni SMAN Jombang angkatan 1966 ngumpul sesuai dengan undangan gethok tular yang sudah diumumkan. Pertemuan yang disebut sebagai Reuni Emas ini dirancang oleh teman teman panitia, setelah melalui berbagi liku liku perundingan dan kesepakatan. Semula diusulkan di Jombang, di hotel Yusro, tapi kemudian setelah di etung etung, panitia mencari alternatif lain, sampai pada akhirnya saat pertemuan terakhir diputuskan mengikuti usulan mas Abdullah Umar untuk memilih tempat di Ubaya Training Center di Trawas.
Peserta dikelompokkan menempati bungalow/ cottage berkonstruksi kayu, yang berisi 3 kamar dengan 2 tempat tidur. Dilengkapi dengan shower air panas/dingin, dapur, ruang makan, ruang tengah dan teras serta dikelilingi pepohonan rindang yang teduh. Sungguh seuatu tempat yang comfortable untuk istirahat. Meskipun ruang pertemuan yang digunakan tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk menampung konco konco yang hadir beserta keluarga. Berdasar absensi, peserta yang hadir kali ini berjumlah 61 orang (termasuk istri/suami/anak/adik).
Dalam edisi yang lalu, tahun 2016 ini disepakati merupakan Golden Years, peringatan 50 tahun kita memasuki SMA Negeri Jombang pada 1966. Menurut beberapa teman, sebetulnya kalau mau jujur, waktu kita masuk bangku SMA dulu bukan tahun 1966, tapi 1967. Karena saat itu terjadi perubahan tahun ajaran pendidikan, dari yang semula periode Juli ke periode Januari. Alhasil kita masuk SMA saat itu pada Januari 1967. Terlepas dari kesemuanya, tahun 2016 ini kita sudah berbulat hati untuk mengingat kembali saat saat indah masa SMA yang pernah kita alami. Sudah lima puluh tahun , atau setengah abad, berlalu. Namun rasanya semua baru saja terjadi kemarin dan masih segar dalam ingatan yang semakin lanjut dimakan usia

Setelah magrib, konco konco diundang makan malam bersama, kemudian dipersilahkan naik ke lantai 2 untuk menempati ruang pertemuan yang sudah diatur secara sederhana. Yogi sebagai mc membuka acara, dan sebagai acara pertama adalah  ceramah dari Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri RSU dr Soetomo Surabaya, dr. H. Agus Ali Fauzi, PGD, Pall Med (ECU). Beliau adalah seorang dokter spesialis paliatif medik lulusan sebuah universitas di Perth Australia. Dengan gayanya yang kocak, materi tentang HIDUP SEHAT SEJAHTERA & BAHAGIA disajikan dalam suasana yang meriah penuh tawa. Menurut beliau, gangguan kesehatan disebabkan oleh :  70 %  karena : Pola pikir  --> hati (sabar dan ikhlas), 10 %   karena : Pola hidup --> kebiasaan dan 20%    karena : Pola makan. Dan berikut ini adalah beberapa tip supaya kita selalu sehat dan bahagia, a.l. Jaga hati dengan banyak bersyukur; tidak mudah marah, tersinggung, sakit hati dan egois; serta tidak mudah mengeluh; Banyak tersenyum, karena bisa meningkatkan hormon endorphin, kadar lemak baik (HDL), T-Lymphosit Cell dan NK-Cell. Malah diajarkan juga cara tersenyum yang baik (harus seimbang bibir kiri dan kanan, jangan mencong). Tidak terasa hampir dua jam waktu berlalu, sayangnya karena dr. Agus dan dua pendampingnya harus kembali ke Surabaya malam itu juga, maka acara meriah dan penuh manfaat (khususnya bagi seusia kita) harus berakhir.
Keesokan harinya, masih pagi ketika konco konco wis podo tangi dan bersiap senam pagi bersama. Sambil tetap bergunjing dan guyon, para alumni menuju arena senam yang sudah disiapkan. Udara sejuk tak menyurutkan langkah poro sesepuh untuk menjaga kesehatan dengan gerak badan. Sengaja ada seorang pemandu senam dihadirkan, karena mbakyu Sri Soeroto yang biasanya mimpin senam dan line-dance masih belum pulih kesehatannya. Ternyata balung balung tuwek masih penuh semangat mengikuti gerakan senam. Mula mula memang masih pada gesit mengikuti gerakan. Tapi tentu saja ojo suwe-suwe rek, wis menggeh menggeh dan cepet capek. Opomaneh durung sarapan hahaha….  Tidak lupa pada acara senam diselingi pembagian door prize untuk konco konco yang beruntung mengambil nomor undian. Selamat untuk para pemenang door prize! 
Dari arena senam para peserta digiring ke ruangan makan untuk menikmati sarapan pagi sederhana. Profesor Danawati pagi itu baru muncul dan setelah menerima pembagian kaos seragam langsung memakainya dan segera membaur dengan konco konco yang sudah kangen. Suasana cerah dan ceria terus berlangsung sepanjang acara makan pagi dan minum teh anget. Hari semakin siang, dari ruang makan, konco konco pindah ke ruang pertemuan di lantai dua, melanjutkan nyanyi nyanyi sambil menikmati suasana alam yang indah dan sejuk. Sebagian peserta duduk duduk jagongan di luar, ngobrol ngalor ngidul menghabiskan kekangenan. Sayang sekali waktu cepat berlalu. Siang itu semua harus check-out, kembali ke rumah masing masing. Masih sempat saling berfoto ria sebagai kenang-kenangan, para alumni saling berpelukan, donga dinonga supaya terus diparingi sehat untuk bisa ketemuan lagi di waktu yang akan datang.(yt)






Jumat, 23 Oktober 2015

PERTEMUAN ARISAN DI PRAPEN

Arisan Keluarga besar Alumni SMAN JOmbang angkatan 1966-1969 diadakan di kediaman Keluarga Dr. Sudjatmiko, Sp.B.Kbd di Prapen, Surabaya. Hadir dalam pertemuan arisan tigabulanan tersebut konco konco dari Surabaya, Gresik, dan dari Jombang.
Foto foto pertemuan dapat dilihat sebagai berikut :


BULETIN KABAR DARI JOMBANG NO. 39

Buletin Kabar dari Jombang no 39, sudah terbit dan dikirimkan ke alamat poro sedulut alumni SMAN Jombang angkatan 1966-1969 yang tersebar di seluruh Indonesia dan di USA. Semoga bisa menjadi obat kangen bagi kita semua untuk saling mengetahui kabar konco konco dan mempererat tali silaturahmi antar alumni.

Kamis, 27 Agustus 2015

FOTO FOTO ARISAN 23 AGUSTUS 2015




ARISAN DI SURABAYA, 23 AGUSTUS 2015

Arisan tiga bulanan di selenggarakan di kediaman Keluarga Subiyanto,SH, M.Hum, di Jl. Klampis Saccharosa, Surabaya. Dalam pertemuan tersebut dihadiri cukup banyak teman teman beserta keluarga, sehingga kalau di jumlah hampir 50 orang. Rekor terbanyak di antara pertemuan arisan selama ini.  Para peserta datang dari : Jombang, Mojokerto, Gresik, Malang, Pasuruan, Jember dan dari Surabaya sendiri. Acara dimulai jam 11.00 dan dihibur oleh organ tunggal dengan penyanyi penyanyi amatir a.l.  Kaseran, Nyonya Tuti Tapto, nyonya Mimiek Dartono, nyonya Kus Rispurwadi, nyonya Muhaimin, dokter Hesty, mbakyu Kapti, mas Umar, mas Dartono serta pak Bin dan bu Bin sendiri.  Hidangan suguhan a.l. nasi gudeg lengkap dengan ayam opor, udang gorengm sup, capcay dan snack roti bakery, onde onde, tetel, mendut, roti bakar, gempo, kolang kaling, donat, es kopyor, salak. Pokoknya dijamin mak nyuss dan kenyang.
Pertemuan berikutnya direncanakan bulan Okjtober 2015 di kediaman keluarga Dr. Sudjatmiko, Sp.B.KBd di Prapen Indah, Surabaya.




Selasa, 02 Juni 2015

PASURUAN, MEI 2015

Pada tanggal 23 Mei 2015, diselenggarakan pertemuan tiga bulanan para alumni SMAN Jombang angkatan 1966 bertempat di kediaman mas Rispurwadi, jalan Sunan Ampel 124, Pasuruan. Pertemuan berlangsung gayeng dan penuh keakraban, karena sudah lama tidak saling berjumpa. Hadir dalam pertemuan tersebut konco konco dari Jombang, Surabaya, Malang, Pasuruan ditambah tamu dari Semarang (Ietje Murwani) dan Jakarta (Yogi). Suguhan utama adalah nasi punel khas Bangil, ditambah berbagai makanan yang mak nyuss.
Arisan berikutnya jatuh ditangan mbakyu Wiwiek Hidayati SH (di Galaxi Bumi Permai, Surabaya) yang nrimo arisan bareng karo mas Biyanto. (**)