persahabatan abadi

persahabatan abadi

Rabu, 27 Juli 2011

BERITA LELAYU (LAGI)


Kabar terlambat diterima redaksi dari keluarga mbak Sulistiani (Surabaya). Menurut salah satu puteranya (ananda Hendra), mbak Sulistiani telah meninggal dunia 6 Maret 2011 di Surabaya setelah cukup lama menderita diabetes dan komplikasi. Mbak Sulistiani yang dulu tinggal di Kepanjen (dekat rumah mbak Kusnilastuti), selama ini berdomisili di Wisma Pagesangan-Surabaya. Memang belum pernah kumpul dalam berbagai pertemuan karena kondisi kesehatannya. Namun mbakyu Ermien, koordinator kelompok Surabaya pernah mengunjungi kediamannya. Mbak Sulis meninggalkan 2 putera dan 1 puteri. Sedangkan suaminya telah lebih dahulu meninggal dunia.
Sementara itu tanggal 13 Juli 2011 di Jombang, rekan kita Mbak Suhartini juga telah meninggal dunia setelah cukup lama menderita sakit diabetes. Mbak Hartini yang tinggal di Sidobayan lahir di Jombang, 4 Januari 1950, menikah dengan mas Nurhadi Nugroho dan dikaruniai 4 anak yang sudah mentas semua.
Atas kepergian kedu rekan tersebut kita mendoakan agar dosa dosanya memperoleh pengampunan dan arwahnya diterima disisiNYA sesuai dengan amal ibadahnya, sedangkn keluarga yang ditinggalkan senantiasa memperoleh kekuatan dan ketabahan. Amien.

Jumat, 27 Mei 2011

BULETIN No. 24

Buletin Kabar Dari Jombang No. 24, April 2011 sudah dikirim ke alamat alamat anda, mohon dikonfirmasi apabila sudah menerima atau belum. Isinya full guyonan, banyak yang sudah melaporkan bahwa setelah membaca ketawa ketawa sendiri, pringas pringis, cengengesan, sampai ada yang kepuyuh puyuh.
Terima kasih atas kontribusi Cak Subiyanto, Freddy Manopo, Suwaji, Mbak Kartinah, Mbak Titiek Mardiana, Cak Robbie, Cak Judhiono.
Monggo dipersilahkan membaca....

Rabu, 25 Mei 2011

BERITA LELAYU


Mas Suhadi Muhas, sahabat kita, secara mendadak telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya pada Sabtu 30 April 2011 sekitar subuh. Menurut informasi dari mbakyu Yudha Suhadi, mas Hadi hari Rabu pagi pagi berangkat untuk main golf bersama beberapa rekannya di Halim Golf Course. Sore harinya mas Hadi pulang dalam kondisi yang kurang sehat, merasa lemas, dan setelah diukur tensinya ternyata menunjukkan angka yang rendah, karena itu oleh dokter terus di rujuk ke RS di Cibubur. Ternyata mas Hadi didiagnose mendapat serangan jantung, sehingga harus masuk ke ICU. Setelah mendapat penanganan dokter spesialis, kondisinya membaik pada hari Kamis. Namun hari Jum'at kondisinya drop lagi, bahkan kehilangan kesadaran, sampai akhirnya Sabtu dinihari mas Hadi menghadap kehadirat Illahi dengan tenang.
Berita meninggalnya mas Hadi segera beredar dan pagi itu teman teman berkumpul di rumah duka, Jalan Delima IIIA, Kompleks Hankam Cibubur. Banyak teman dan kerabat yang hadir mengantar kepergiannya, termasuk Presiden kita yang merupakan teman seangkatan di AKABRI. Mas Hadi, seorang pribadi yang kalem, pendiam, ramah dan santun telah tiada. Banyak kenangan bersama kita, teman teman seangkatan di SMA Negeri Jombang yang kiranya tidak gampang dilupakan. Kita menundukkan kepala dan mendoakan agar arwahnya diterima disisiNya sesuai dengan amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan, Mbak Yudha dan puteri serta puteranya dikaruniai kekuatan. Amien.

Sabtu, 12 Februari 2011

KESRIPAHAN

Berturut turut ada keluarga teman teman yang kesripahan, ditinggalkan orang orang yang sangat dekat dan dicintai.
(1) Mbak Enny Kusumastuti kesripahan setelah suaminya Uda Lukmanul Hakim Rasyid meninggal dunia di RSCM setelah dirawat lama karena kanker prostat. Uda Lukman pernah ikut reuni sewaktu di Jombang (2008). Beliau dimakamkan di Pemakaman Karet Bivak, Jakarta.
(2) Cak H. Muhaimin kesripahan setelah ibu mertuanya meninggal dunia di Malang
(3) Mbak Sukartinah kesripahan setelah ibunya meninggal dunia di Jombang. Beliau sudah beberapa kali dirawat di RSUD Jombang karena komplikasibeberapa penyakit.
Atas kesemuanya kita ikut belosungkowo, dan juga mendoakan arwah arwahnya agar diterima di sisiNya sesuai amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan. Amin.

Jumat, 07 Januari 2011

SELAMAT TAHUN BARU 2011, REK!


Suwe rasane gak tau nulis nduk blog iki, ujug ujug kok wis taun baru maneh. Ndonya rasane luwih cuepet rek muter-e. Rasane lagek wingi merayakan tahun baru 2010, eh lha kok saiki wis ganti taun maneh. Aku sempat sms karo beberapa konco, takon lha opo ae acarane taun baruan. Jawabe macem macem. Ermien tahun baru-an karo ana putu nduk Trawas, klumpukan rame rame...seneng menyambut datangnya pergantian tahun. Slamet Soebijanto hampir sama, klumpukan karo anak putu nduk omah Karangpilang, Suroboyo. Acarane opo? Nyumet mercon, jarene. Robbie wis niat kate merayakan taun baru karo tonggo teparo, pesta nduk njobo, mbakar jagung sinambi nggowo panganan dewe dewe. Eh, dadakno udan mak bress... pesta-ne wurung rek. Bowo malahan gak sempat tahun baru-an mergo pas ono tonggone kesripahan, tahun baru malah layatan. Konco konco liyane bareng ditakoni jawab-e meh podo : klumpukan karo keluarga, bersyukur atas tahun yang sudah lewat dan memohon agar tahun yang akan datang juga dipernuhi dengan berkat keselamatan...
Memang intinya lhak ngono tah. Kita bersama mengucapkan puji dan syukur atas semua anugerah Illahi yang telah kita terima sepanjang tahun, dan untuk 2011 kita mohonkan berkah keselamatan bagi keluarga.
Segala macam keramaian, hiruk pikuk, pesta terompet, kembang api, jabat tangan dan ciuman hanya sekedar sarana untuk mengekspresikan rasa syukur tadi.....

Sabtu, 02 Oktober 2010

HALAL BIHALAL KELOMPOK SUROBOYO

Tanggal 26 September 2010 ndik jalan A.Yani 49, Suroboyo, ndik resto milik keluarga mas Ir.Hartono-Dra Wahyuningsih, konco konco alumni SMAN Jombang angkatan 1966 nglumpuk perlu arep silaturahmi halal bihalal. "Sakjane restorane durung dadi rek, tapi yo mergo golek nggon kumpul kanggo halal bihalal, akhir-e yo wis ndik kono ae...sederhana, lesehan, AC-ne durung murub, gak opo opo wis, sing penting kumpul silaturahmi. ..." kata mbakyu Ermien, yang biasa mengkoordinir acara. Bolo Jombang di kontak, ternyata pada hadir juga, lumayan akeh rek. Termasuk konco konco Mojokerto, Gresik.
Suguhane yo sederhana ae, campur campur, tapi sing penting lhak dudu suguhane tah, seing penting iso nglumpuk wis seneng. Opomaneh disuguhi permainan sulap plus guyonan Cak Biyanto, bikin kita semua ketawa ketiwi...seneng, gayeng.
Bareng mulih digawani oleh oleh soto daging, yang nantinya jadi menu restorannya mbakyu Wahyuningsih...promosi nih yee..he he. Yo wis kita doakan laris manis dan sukses...

Senin, 30 Agustus 2010

JENIS JENIS DOLANAN JADUL YANG SUDAH PUNAH

Nduk jaman modern saiki, arek arek cilik dijejali macem macem dolanan impor. Contone : mobil mobilan nganggo remote control , boneka elektrik sing iso nangis, puzzle, dll. Ditambah karo berbagai macam mainan komputer yang serba canggih, maka arek arek cilik jaman saiki sudah terbiasa bergaul dengan mainan mainan modern yang computerized.
Bedo karo jaman awake dewe cilik biyen. Dolanan dolanan tradisionil yang dulu kita lakukan di masa kecil, sekarang nyaris tak dikenal lagi atau nyaris punah dimakan jaman. Coba sampeyan eling eling, dolanan dolanan jaman biyen :
(1) patil lele (gatrik)
(2) neker-an (gundu), yang terdiri dari beberapa jenis : srambangan, pot-potan. wok-wok an
(3) sondah
(4) obak (ada obak sodor, obak delik)
(5) permainan karet (sebulan, uncalan)
(6) bekel
(7) dakon
(8) kekehan (gasing)
dan masih banyak lainnya. Permainan permainan tersebut (sebagian dari kita mungkin sudah lupa cara bermainnya), dulu merupakan permainan yang kita lakukan di masa kecil, di halaman rumah atau di sekolah yang merupakan sebuah playground kita.